FPSD Assistant

Siap membantu Anda

Halo! Ada yang bisa kami bantu? Silakan masukkan nama Anda untuk memulai percakapan.

Kembali ke Daftar Berita
29 May 2026 Artikel

Konsolidasi Besar Alumni Pendidikan Seni Musik UPI Dimulai, Tim Formatur Resmi Dibentuk

Konsolidasi Besar Alumni Pendidikan Seni Musik UPI Dimulai, Tim Formatur Resmi Dibentuk

Bandung, 29 Mei 2026 — Langkah strategis untuk memperkuat jejaring alumni dan meningkatkan kontribusi lulusan terhadap pengembangan institusi mulai diwujudkan melalui diskusi pembentukan Komisariat Ikatan Alumni Pendidikan Seni Musik Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Kegiatan yang berlangsung secara daring pada Jumat (29/5/2026) ini mempertemukan lintas generasi alumni Pendidikan Seni Musik UPI, mulai dari angkatan 1991 hingga 2019.

Gambar 1. Pelaksanaan pertemuan berlangsung melalui tautan zoom (Sumber: FPSD Press, 2026).


Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Dr. Hery Supiarza, M.Pd., selaku Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FPSD UPI, bersama Dr. Febry Cipta, M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Seni Musik FPSD UPI. Sementara itu, jalannya diskusi dimoderatori oleh Bagja, alumni Pendidikan Seni Musik angkatan 1998, yang berhasil menghidupkan suasana dialog secara hangat, terbuka, dan konstruktif.


Kehadiran perwakilan alumni dari berbagai angkatan menjadi cerminan kuatnya semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap masa depan Program Studi Pendidikan Seni Musik. Para peserta menyampaikan berbagai gagasan, harapan, serta pengalaman yang dapat menjadi fondasi bagi terbentuknya organisasi alumni yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.


Dalam sambutannya, Dr. Hery Supiarza menegaskan bahwa alumni merupakan salah satu pilar penting dalam penguatan ekosistem pendidikan tinggi. Menurutnya, keberadaan organisasi alumni yang aktif tidak hanya berfungsi sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi untuk mendukung pengembangan akademik, profesional, serta jejaring kemitraan yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, program studi, dan masyarakat luas.


“Alumni adalah aset strategis yang dimiliki program studi. Melalui organisasi yang terstruktur, kita dapat membangun komunikasi yang lebih kuat antarangkatan, memperluas jejaring profesional, serta menghadirkan berbagai program yang mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan Pendidikan Seni Musik UPI,” ujarnya.


Senada dengan hal tersebut, Dr. Febry Cipta menyampaikan bahwa pembentukan komisariat alumni menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan antara lulusan dan program studi. Ia berharap organisasi alumni nantinya dapat menjadi mitra aktif dalam mendukung berbagai program pengembangan kurikulum, kegiatan akademik, hingga peningkatan daya saing lulusan di dunia kerja.


Diskusi yang berlangsung selama beberapa jam tersebut menghasilkan tiga poin penting yang menjadi kesepakatan bersama.


Pertama, para peserta menyepakati urgensi pembentukan Komisariat Ikatan Alumni Pendidikan Seni Musik UPI sebagai wadah resmi yang mampu mengakomodasi potensi alumni dari berbagai generasi. Organisasi ini diharapkan dapat menjadi sarana penguatan identitas kolektif alumni sekaligus memperluas kontribusi mereka terhadap kemajuan program studi dan fakultas.


Kedua, forum menyetujui pembentukan Tim Formatur yang bertugas mempersiapkan berbagai kebutuhan organisasi, termasuk penyusunan rancangan mekanisme dan agenda Musyawarah Besar (Mubes) Alumni Pendidikan Seni Musik. Tim ini akan menjadi motor penggerak awal dalam proses konsolidasi menuju terbentuknya kepengurusan definitif.


Ketiga, forum menetapkan pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Komisariat Ikatan Alumni Pendidikan Seni Musik FPSD UPI yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 27 Juni 2026, mulai pukul 13.30 WIB hingga selesai. Mubes tersebut akan menjadi forum tertinggi untuk menetapkan arah organisasi, memilih kepengurusan, serta merumuskan program kerja yang akan dijalankan pada periode mendatang.


Menariknya, rangkaian kegiatan Mubes tidak hanya berfokus pada agenda organisasi. Pada malam harinya, para alumni juga dijadwalkan menghadiri dan menyaksikan konser “Lapis Legit Road to SKF”, yang diharapkan menjadi ruang temu budaya sekaligus mempererat hubungan antargenerasi alumni melalui medium seni dan musik yang selama ini menjadi identitas bersama.


Suasana diskusi yang penuh semangat menunjukkan bahwa gagasan pembentukan Komisariat Ikatan Alumni Pendidikan Seni Musik UPI mendapat dukungan luas dari berbagai angkatan. Antusiasme peserta menjadi indikasi kuat bahwa alumni memiliki keinginan besar untuk kembali terhubung, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi almamater.


Dengan dimulainya proses konsolidasi ini, Pendidikan Seni Musik FPSD UPI memasuki babak baru dalam pengelolaan hubungan alumni. Kehadiran komisariat alumni diharapkan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mampu melahirkan berbagai inisiatif kolaboratif yang memperkuat posisi lulusan Pendidikan Seni Musik UPI dalam dunia pendidikan, industri kreatif, dan pengembangan kebudayaan Indonesia.


Kontributor FPSD Press: Mu’afa Audia P

#SDGs #FPSDPress

Bagikan Artikel: