Bandung, 28 April 2026-Mahasiswa Program Studi Film dan Televisi, Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD), Universitas Pendidikan Indonesia, yang tergabung dalam tim Aurora, Najib, dan Vito, berpartisipasi dalam ajang Festival Film BYIRE 2026 yang diselenggarakan di Bali pada 17–19 April 2026. Kegiatan ini merupakan forum kompetisi sekaligus apresiasi bagi para sineas muda yang mengangkat isu-isu ilmiah dan lingkungan melalui medium audiovisual.
Gambar 1. Poster Film Terang Terkarang (Sumber: FPSD Press, 2026).
Dalam festival tersebut, tim mahasiswa mengajukan karya film dokumenter berjudul “Terang Terkarang”, yang mengusung tema sains dan lingkungan sesuai dengan kategori Awarding Film Science Competition (BYIRE Environmental Science Movie). Karya ini hadir sebagai representasi eksplorasi kreatif mahasiswa dalam mengartikulasikan persoalan lingkungan melalui pendekatan sinematik yang berbasis riset.
Festival Film BYIRE 2026 diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, yang menampilkan beragam karya dengan ide dan pesan yang variatif. Selama rangkaian kegiatan berlangsung, dilakukan pemutaran film yang selanjutnya dinilai oleh dewan juri berdasarkan sejumlah indikator, antara lain kreativitas, kualitas teknis, kekuatan penyampaian pesan, serta relevansi terhadap tema kompetisi.
Melalui proses kurasi tersebut, film “Terang Terkarang” berhasil meraih penghargaan sebagai pemenang dalam kategori Best Documentary Science Competition (BYIRE Environmental Science Movie). Capaian ini menegaskan kapasitas mahasiswa Program Studi Film dan Televisi FPSD Universitas Pendidikan Indonesia dalam menghasilkan karya yang tidak hanya unggul secara artistik, tetapi juga memiliki kontribusi terhadap wacana ilmiah dan kesadaran lingkungan https://www.instagram.com/p/DXT1Z0MD2tW/?img_index=3.
Gambar 2. Sertifikat Pemenang (Sumber: FPSD Press, 2026).
Keberhasilan ini diharapkan menjadi momentum bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan praktik kreatif berbasis riset, sekaligus memperkuat peran sineas muda dalam menghadirkan narasi-narasi kritis yang relevan dengan isu-isu global, khususnya dalam ranah sains dan lingkungan.
Kontibutor FPSD Press: Dedi Warsana
#SDGS#FPSDPress