Mahasiswa Musik FPSD UPI Tingkatkan Skill Vokal Bersama Maestro Opera Eropa
Bandung, 12 Agustus 2025 – Antusiasme mahasiswa Prodi Musik FPSD UPI memenuhi Auditorium ADB lantai 7 pada gelaran International Choir Clinic Workshop. Bagi mereka, acara ini bukan sekadar agenda pelatihan, melainkan pertemuan inspiratif yang menghadirkan pengalaman langsung bersama penyanyi opera berkelas dunia, Satriya Krisna (Indonesia) dan Sofia Livotov (Jerman).
Sejak pagi, lebih dari 150 peserta yang terdiri dari mahasiswa, alumni, dan praktisi vokal dari berbagai daerah, larut dalam sesi General Choir Warm Up dan Basic Vocal Technique. Format interaktif menjadi nilai tambah: peserta tidak hanya mendengar teori, tetapi langsung mempraktikkan teknik pernapasan, artikulasi, hingga ensemble singing di bawah arahan kedua narasumber. Penyampaian materi bilingual—bahasa Inggris dan bahasa Indonesia—membuat atmosfer belajar tetap akrab, meski menghadirkan standar latihan internasional.
Bagi Fadel Giovanni, mahasiswa baru Prodi Musik 2025, workshop ini menjadi bekal penting menjelang penampilan paduan suara di perayaan 17 Agustus dan pembukaan MOKA-KU. “Sangat-sangat membantu, soalnya makin ngerti tekniknya. Seru banget, apalagi dapat ilmu baru seperti latihan pernapasan,” ujarnya penuh semangat.
Perspektif berbeda datang dari Putri Anastasya, alumni Pendidikan Seni Musik 2019 dan Pascasarjana 2023, yang kini aktif mengajar dan mengelola les vokal AVA (Anastasya Vocal Arts). Ia menilai kegiatan ini sebagai titik temu antara pengayaan diri dan profesionalisme pengajaran. “Banyak hal-hal yang baru aku tahu, dan ada juga yang selama ini salah lalu dibetulkan di sini. Aku ingin memberi yang terbaik untuk murid-muridku, dan acara ini membantu aku menjaga kualitas suara sekaligus memperluas wawasan teknik,” tuturnya. Putri juga menyoroti perkembangan positif di lingkungan Prodi Musik UPI dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, peningkatan jumlah kegiatan workshop, klinik, dan sesi praktik terbuka menunjukkan adanya pergeseran budaya akademik yang lebih menekankan keterampilan praktis. “Workshop seperti ini keren banget dan bermanfaat, bahkan seharusnya bisa diikuti audiens yang lebih luas, tidak hanya internal UPI,” tambahnya.
Dari sudut pandang akademik, Farhan Reza Paz, dosen bidang vokal dan paduan suara, menyebut workshop ini bagian dari implementasi program World Class University. Menghadirkan narasumber yang aktif berkarier di kancah opera Eropa memberikan pembanding langsung bagi mahasiswa mengenai standar internasional. “Orientasi kami adalah fundamental vocal technique, tapi yang terjadi di lapangan, peserta langsung mengeksekusi materi dengan hasil luar biasa. Ini menjadi awal yang baik untuk berjejaring dan meningkatkan standar pembelajaran vokal di UPI,” tuturnya. Ia juga mengungkapkan bahwa kehadiran narasumber dengan pencapaian internasional memberikan inspirasi dan motivasi bagi mahasiswa untuk menembus pasar global.
Farhan menambahkan bahwa kegiatan ini membuka ruang evaluasi terhadap kurikulum yang ada. Diskusi dengan narasumber mengungkap bahwa standar internasional seperti ABRSM Grade 8 masih berada di bawah ekspektasi universitas di Eropa. Temuan ini menjadi masukan berharga bagi pengembangan silabus dan strategi pembelajaran vokal di Prodi Musik FPSD UPI. “Wawasan ini akan kita gunakan untuk meningkatkan kualitas akademik dan memperluas jejaring, agar mahasiswa kita mampu bersaing di level internasional,” ujarnya.
Ketua HIMASIK, Jonathan Gerald Suwandi, menegaskan kesuksesan acara tidak lepas dari kekompakan panitia. Dari usher di pintu masuk hingga tim teknis di dalam auditorium, semua bekerja sama memastikan jalannya acara tanpa hambatan. “Audience terlihat excited dari awal sampai akhir. Materinya mengesankan, penyampaiannya asik, dan semua panitia menjalankan tugasnya dengan baik,” ujarnya.
Gelaran ini menjadi bukti bahwa sinergi mahasiswa, alumni, dan dosen mampu menciptakan wadah pembelajaran yang tidak hanya meningkatkan keterampilan vokal, tetapi juga membangun jejaring profesional lintas negara. Energi positif yang tercipta di hari itu memberi keyakinan bahwa Prodi Musik FPSD UPI siap mengukir prestasi lebih tinggi di ranah vokal dan paduan suara, baik di panggung nasional maupun internasional.
Bandung, 2025
Kontributor: Rafli, Enry Johan Jaohari
#FPSDPress #SDGs