Rob Hammink dan FPSD UPI Jajaki Kolaborasi Adaptasi Novel ke Film
Bandung, 5 Agustus 2025
Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) Universitas Pendidikan Indonesia terus memperluas jejaring internasional melalui kolaborasi lintas budaya dan bidang kreatif. Kali ini, Program Studi Film dan Televisi (FTV) menerima kunjungan Rob Hammink, seorang jurnalis senior asal Belanda yang juga merupakan pendiri Yayasan AiM (Archives in Motion).
Sebagai reporter dengan pengalaman lebih dari 30 tahun, Rob Hammink mendirikan AiM pada tahun 2023 dengan visi mendorong rekonsiliasi sejarah melalui medium kreatif. “Ide AiM muncul ketika saya menyadari bahwa Belanda terlalu fokus pada masa lalu. Sejarah memang perlu diceritakan, tetapi jangan sampai mengaburkan potensi masa depan yang harmonis,” ujar Hammink. Motto dari AiM pun mencerminkan semangat tersebut: “Mereka yang melihat ke belakang secara hitam putih akan kehilangan warna masa depan.”
Dalam pertemuan yang berlangsung di FPSD UPI, Rob menyampaikan ketertarikannya untuk menjalin kolaborasi dengan Program Studi Film dan Televisi dalam proyek adaptasi novel ke dalam medium film. Salah satu karya yang ia tawarkan adalah naskah film berjudul "Jodoh", yang diangkat dari kisah nyata ayahnya ketika tinggal di Padang, Indonesia pada masa lalu. Cerita ini mengangkat tema lintas budaya dan sejarah personal, yang relevan untuk dijadikan film panjang maupun pendek.
Ketertarikan Rob terhadap kolaborasi ini semakin kuat setelah ia menonton salah satu karya film mahasiswa Prodi FTV UPI. Ia mengaku terkesan dengan kualitas estetika dan naratif dari film tersebut. “Saya melihat kualitas luar biasa dari film mahasiswa FTV UPI. Ini menjadi alasan kuat bagi saya untuk mengajak kolaborasi,” tuturnya.
Pertemuan ini juga dihadiri oleh para dosen pengampu Studio Film, yaitu Erik Pauhrizi dan Dedi Warsana. Dalam tanggapannya, Erik menyambut baik inisiatif tersebut. “Kami terbuka untuk kolaborasi ini, namun tentu perlu disepakati terlebih dahulu hal-hal yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak,” ujarnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Dekan I FPSD Prof. Dr. Trianti Nugraheni, M.Si dan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan dan Kemitraan, Dr. Hery Supiarza, M.Pd., yang keduanya memberikan dukungan penuh terhadap rencana kolaborasi internasional ini.
Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk menyusun dokumen kerja sama formal dalam bentuk perjanjian yang mengatur hak dan kewajiban masing-masing, dengan tujuan menciptakan kemitraan yang produktif dan saling menguntungkan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen FPSD UPI dalam mendorong karya kolaboratif internasional yang mampu memperkuat kapasitas mahasiswa, memperluas jejaring profesional, serta mempromosikan budaya Indonesia melalui medium film ke kancah global.
FPSD PRESS #SDGs