Perayaan 7 Tahun DKV UPI Hadirkan Kolaborasi Seni dan Teknologi
FPSD PRESS - Bandung, September 2025. Finder kembali menghadirkan persembahan dan pertunjukan spektakuler dengan pameran dan penampilan yang selalu dinantikan setiap tahunnya. Memasuki tahun ke-7 penyelenggaraannya, Finder kali ini menghadirkan nuansa baru yang lebih segar dengan menekankan aspek inklusivitas, kolaborasi lintas disiplin ilmu, serta keterlibatan pihak internasional. Event ini bertujuan untuk memperluas wawasan dan membuka peluang bagi para peserta dari berbagai latar belakang untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan.
Sebuah ruang yang menampilkan beragam keindahan visual hadir dengan suguhan karya seni seperti musik, tari, dan berbagai tampilan lainnya yang membuat FINDER semakin menarik. Tahun ini, FINDER mengusung tema “Mindspace: Ruang Berpikir”. Tema ini bukan sekadar konsep, melainkan menjadi payung gagasan yang mewadahi karya-karya dengan empat subtema utama: Thinking, Feeling, Sensing, dan Intuition. Melalui tema tersebut, setiap mahasiswa diberi wadah untuk menampilkan karya yang eksploratif, kreatif, serta terbuka dalam cara berpikir termasuk dalam merasakan, mengindra, dan berintuisi yang kemudian diwujudkan dalam bentuk karya seni yang melibatkan pancaindra.
FINDER menjadi acara kolaboratif yang melibatkan seluruh mahasiswa DKV UPI. Acara ini diwajibkan bagi Angkatan 2023 sebagai penyelenggara utama, didukung oleh Angkatan 2024 sebagai relawan, serta diawasi oleh Angkatan 2022. Pada FINDER ke-7 tahun 2025, Muhammad Naufal Farras dipercaya sebagai Ketua Pelaksana. Selain itu, program studi lain di lingkungan FPSD juga turut berperan dalam memeriahkan acara ini.
(Sumber: FPSD PRESS)
Pameran dan Partisipasi Nasional Internasional
FINDER ke-7 tahun 2025 menampilkan pameran karya seni dengan partisipasi seniman nasional dan internasional. Dari lingkup nasional, karya yang dipresentasikan mencakup animasi, fotografi, hingga ilustrasi. Sementara itu, partisipan internasional berkontribusi melalui karya fotografi. Seluruh karya yang dipamerkan diperoleh melalui mekanisme open submission, sehingga publik memiliki kesempatan untuk turut serta menampilkan karyanya.
Selain pameran karya, DKV UPI juga menghadirkan seni instalasi interaktif, mulai dari Virtual Reality (VR), gim, hingga media eksplorasi visual lainnya. Kehadiran karya-karya ini menjadi ciri khas FINDER sebagai ajang apresiasi seni dan teknologi kreatif. Pengunjung diajak merasakan pengalaman yang imersif, seolah melangkah ke dalam ruang imajinasi tempat seni dan teknologi saling berinteraksi.
Dengan berbagai rangkaian acara tersebut, FINDER 2025 bukan sekadar perayaan ulang tahun, melainkan juga ruang kumpul kreatif yang mempertemukan mahasiswa, seniman, akademisi, serta masyarakat luas dalam semangat kolaborasi seni dan desain.
Tak hanya pameran, FINDER 2025 juga menghadirkan rangkaian seminar dan pertunjukan pada hari kedua, 17 September 2025. Seminar tersebut mengangkat tema lintas disiplin, antara lain “Hubungan Psikologi, Budaya, dan Desain”, workshop kreatif “Self Exploration through Zine”, serta seminar “Merangkul yang Berbeda: Saat Empati Menjadi Arah Desain” yang menekankan pentingnya empati dalam perancangan karya relevan dengan manusia. Seluruh kegiatan seminar dilaksanakan di Auditorium FPSD dengan tujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai keterkaitan berbagai disiplin ilmu dalam praktik desain.
Selain seminar, acara ini turut diramaikan oleh kolaborasi lintas program studi di FPSD. Program Studi Tari membuka acara dengan sambutan sekaligus menampilkan pertunjukan tari kontemporer. Seni Rupa menghadirkan performance art, sementara Pendidikan Musik mempersembahkan beragam penampilan, mulai dari Silver Cry (musik murni) hingga Keroncong Lapis Legit. Mahasiswa DKV Angkatan 2024 juga berkontribusi melalui karya kreatif seperti Visualisasi Puisi, Partai Bola DKV 24, hingga The Bullygear.
Sebagai penutup, pada hari ketiga FINDER 2025 akan digelar pertunjukan spesial dari mahasiswa DKV. Penampilan ini diharapkan menjadi wadah ekspresi sekaligus bentuk apresiasi atas kerja keras seluruh panitia, peserta, dan kolaborator.
Reporter: Anma Risanti Maulidia
Editor: Isa Hardiyanto
#FPSDPRESS #SDGs