FPSD Assistant

Siap membantu Anda

Halo! Ada yang bisa kami bantu? Silakan masukkan nama Anda untuk memulai percakapan.

Kembali ke Daftar Berita
26 February 2026 Artikel

Riung Senja #3: Elbe Big Band Hidupkan Ruang Kreatif di FPSD

Riung Senja #3: Elbe Big Band Hidupkan Ruang Kreatif di FPSD

Riung Senja #3: Elbe Big Band Hidupkan Ruang Kreatif di FPSD

Bandung, 26 Februari 2026 - Program Studi Pendidikan Seni Musik melalui Himpunan Mahasiswa Musik (Himamusik) kembali menyelenggarakan kegiatan Riung Senja sebagai ruang temu dan ekspresi musikal mahasiswa. Memasuki penyelenggaraan ketiga, kegiatan yang dikemas dalam format Open Jamming Session ini berlangsung di Dome Gedung Lama Fakultas Pendidikan Seni dan Desain (FPSD) pada Rabu sore, pukul 16.00 hingga 17.00 WIB, bertepatan dengan suasana ngabuburit menjelang waktu berbuka puasa.

Riung Senja dirancang sebagai agenda bulanan yang bertujuan membangun ekosistem kreatif berbasis partisipasi terbuka. Tidak hanya menjadi panggung pertunjukan, kegiatan ini memfasilitasi interaksi musikal yang spontan dan kolaboratif antarmahasiswa. Pada edisi ketiga ini, Unit Minat Bakat (UMB) Elbe Big Band tampil sebagai pengisi utama, menghadirkan sajian musik ensambel dengan formasi big band yang dinamis. Kehadiran kelompok ini memperkuat karakter musikal kegiatan sekaligus menunjukkan kapasitas mahasiswa dalam mengelola pertunjukan secara mandiri dan profesional.

Gambar 1. Poster Riung Senja #3  (Sumber: FPSD Press, 2026)

Pelaksanaan kegiatan di halaman Dome Gedung Lama FPSD memberikan atmosfer yang intim namun terbuka. Tata ruang yang fleksibel memungkinkan interaksi langsung antara pemain dan audiens. Sejak awal acara, partisipasi mahasiswa terlihat aktif, baik sebagai penampil maupun sebagai penikmat. Menariknya, kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Seni Musik, melainkan juga oleh mahasiswa dari berbagai program studi lain di lingkungan FPSD. Hal ini menegaskan bahwa Riung Senja berfungsi sebagai ruang lintas disiplin yang mempertemukan beragam latar belakang akademik dalam satu wadah apresiasi seni.

Secara konseptual, format open jamming yang diusung memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan keberanian tampil, kemampuan improvisasi, serta sensitivitas musikal dalam kerja kolektif. Pola ini mendorong terbentuknya budaya belajar yang dialogis, di mana proses kreatif berlangsung secara terbuka dan partisipatif. Dalam suasana menjelang berbuka puasa, kegiatan tersebut juga menghadirkan dimensi sosial yang mempererat relasi antar mahasiswa melalui pengalaman musikal bersama.

Gambar 2. Kegiatan Riung Senja #3  (Sumber: FPSD Press, 2026)

Sebagai program rutin bulanan, Riung Senja diharapkan terus berkembang tidak hanya sebagai ajang pertunjukan, tetapi juga sebagai laboratorium kreatif mahasiswa. Keberlanjutan kegiatan ini menunjukkan komitmen Prodi Pendidikan Seni Musik dan Himamusik dalam membangun ruang pembelajaran nonformal yang produktif, inklusif, dan berorientasi pada penguatan kompetensi artistik mahasiswa.

Kontributor FPSD PRESS: Marsel Ridky Maulana

#FPSDPRESS#SDGs

 
Bagikan Artikel: